Lombok Timur, 28 Agustus 2025, Tim Peneliti Fundamental Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram melaksanakan sosialisasi Program Pembelajaran di Luar Sekolah Berbasis Projek di Aula Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin NW Surabaya, Sakra Timur. Kegiatan ini diikuti oleh para guru, pimpinan pondok pesantren, kepala wilayah, serta siswa kelas XII.
Dalam paparannya, Ketua Tim Peneliti, Baiq Salkiah, menjelaskan maksud dan tujuan program, yakni sebagai langkah awal Gerakan Literasi Budaya yang akan digelar selama sebulan penuh di bulan September. Program ini melibatkan enam guru pembimbing dan 38 siswa kelas XII yang akan terjun langsung dalam kegiatan riset dan pembelajaran berbasis budaya.
Kepala Madrasah, Kamaruzzaman, dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di MA Raudlatut Thalibin. Menurutnya, pendidikan berkualitas dapat diwujudkan melalui program kemitraan yang melibatkan akademisi perguruan tinggi serta dukungan dari masyarakat.
Hal senada juga disampaikan oleh Pimpinan sekaligus Pembina Yayasan Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Ustaz Zainal Abidin. Ia menyambut gembira kolaborasi ini karena menjadi wujud nyata tali silaturahmi dan penguatan peran lembaga pendidikan Nahdlatul Wathan yang sebelumnya belum optimal.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh lima Kepala Wilayah Desa Surabaya. Kehadiran mereka dimaksudkan sebagai bentuk dukungan sekaligus pemberitahuan awal mengenai kegiatan pembelajaran budaya yang akan dijalankan oleh UNW Mataram bersama MA Raudlatut Thalibin.
Tahapan berikutnya dari Gerakan Literasi Budaya adalah pembagian kelompok siswa serta kelas budaya yang menghadirkan tokoh adat untuk memberikan gambaran umum tentang sejarah dan budaya Desa Surabaya. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 3 September 2025.
Untuk mendukung publikasi program, tim peneliti bersama kepala madrasah dan guru pembimbing sepakat membangun media publikasi daring berupa website www.kitabooka.com. Website ini menjadi wadah kampanye sekaligus ruang dokumentasi hasil riset budaya siswa selama program berlangsung.
