Lombok Timur, 28 Oktober 2025 – Pulau Lombok, yang kaya akan budaya dan pesona wisata, semakin menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara setiap tahunnya. Menyadari potensi besar ini, tim pengabdian masyarakat dari Universitas Nahdlatul Wathan Mataram menggandeng Madrasah Aliyah Raudhlatut Thalibin NW Surabaya, Kabupaten Lombok Timur, untuk menggelar program peningkatan keterampilan bahasa Inggris siswa melalui Madrasah English Mentoring Program.
Program ini melibatkan mahasiswa pendidikan bahasa Inggris sebagai mentor bagi siswa terpilih yang dipilih pihak madrasah. Tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, para siswa juga diajak terlibat dalam proyek pembelajaran berbasis wisata pendidikan di desa-desa wisata di Lombok Timur. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan kekayaan budaya dan tradisi lokal kepada para siswa, sekaligus mengasah keterampilan komunikasi mereka dalam konteks yang lebih nyata dan aplikatif.
Ketua pelaksana program, Marham Jupri Hadi, menyampaikan, “Program Mentoring ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan madrasah dalam membangun sinergi untuk mewujudkan pendidikan berkualitas yang kontekstual.” Kegiatan ini sudah berjalan sejak Oktober 2025, diawali dengan seleksi dan pembekalan calon mentor dan mentee. Para siswa dididik untuk mampu berkomunikasi dasar dalam bahasa Inggris, termasuk dalam konteks budaya daerah, guna mempersiapkan mereka memasuki sektor pariwisata pasca-kelulusan.
Sebagai pendukung, tim pengabdian masyarakat menyediakan modul bahasa Inggris berisi konten budaya lokal serta buku saku sebagai panduan belajar sekaligus pengenalan budaya Sasak. Antusiasme tinggi terlihat lewat keaktifan mentor dan mentee selama pembelajaran, dengan beberapa mentor yang berinisiatif mengembangkan modul pembelajaran berbasis kebudayaan guna memperkaya pengalaman belajar peserta.
Program ini menjadi langkah penting dalam menggarap potensi wisata dan budaya Lombok melalui pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh Direktorat Penelitan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM), Kementrian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi.
